Pemerintah Kabupaten Melawi menerima 17 mahasiswa Universitas PGRI Pontianak yang akan mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)-2 tahun akademik 2026/2027. Penerimaan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi, Senin (31/8/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi Jaya Sutardi menerima para mahasiswa mewakili Bupati Melawi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Universitas PGRI Pontianak Dr. Suherdiyanto, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi, perwakilan sekolah mitra, dosen pembimbing, guru pamong, dan peserta PLP-2.
Koordinator Dosen Pembimbing Dr. Adisti Primi Wulan melaporkan bahwa para mahasiswa akan ditempatkan di empat sekolah mitra di Nanga Pinoh. Program dijadwalkan berlangsung mulai 1 September hingga 11 Desember 2026.
Empat mahasiswa akan bertugas di SMP Negeri 1 Nanga Pinoh, lima mahasiswa di SMP Negeri 2 Nanga Pinoh, empat mahasiswa di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh, dan empat lainnya di SMA Negeri 2 Nanga Pinoh.
Peserta berasal dari sejumlah program kependidikan, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Sejarah, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Dalam sambutan Bupati Melawi yang dibacakan Jaya Sutardi, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada seluruh mahasiswa. PLP dipandang sebagai kegiatan belajar melalui praktik yang membantu mahasiswa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai calon pendidik.
Selama berada di sekolah, mahasiswa akan mengenali karakteristik peserta didik, mengamati proses pembelajaran, berinteraksi dengan guru, memahami budaya sekolah, serta belajar merancang dan menjalankan pembelajaran sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Pemkab Melawi berharap kegiatan tersebut membantu mahasiswa membangun jati diri sebagai pendidik, memantapkan kompetensi bidang studi, mengembangkan perangkat pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan pedagogis. Mahasiswa juga didorong menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik langsung di sekolah.
Jaya Sutardi menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi, sosial, dan budaya menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan. Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan.
Pemerintah daerah turut berterima kasih kepada Universitas PGRI Pontianak karena kembali mempercayakan Kabupaten Melawi sebagai lokasi pelaksanaan PLP. Kehadiran mahasiswa diharapkan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan daerah sekaligus menjadi bekal saat mereka memasuki dunia kerja sebagai guru dan tenaga pendidik.
