Sepuluh Titik Api di Sayan Padam, Desa Diminta Bentuk Satgas Karhutla

Sebanyak sepuluh titik api di Kecamatan Sayan dinyatakan padam setelah ditangani Satgas Karhutla bersama masyarakat. Dalam tiga hari terakhir hingga monitoring Kamis (3/9/2026), tidak ditemukan lagi titik panas berdasarkan pemantauan pemerintah kecamatan.

Camat Sayan Angga Pareira melaporkan luas lahan terbakar yang terdata hingga 2 September mencapai sekitar 126 hektare. Kebakaran tersebar dengan rata-rata dua hingga lima hektare per titik. Lokasi terbanyak antara lain Desa Nanga Raku, Nanga Pak, dan Madya Raya.

Satgas membagi wilayah penanganan menjadi empat areal yang melibatkan BPBD, Koramil, Polsek, pemerintah, masyarakat, dan perusahaan. Operasi didukung pompa, kendaraan, tangki, sumber air perusahaan, sumur bor, serta mesin milik warga.

Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa meminta setiap desa membentuk Satgas Karhutla dan Masyarakat Peduli Api. Desa menjadi garda terdepan karena paling dekat dengan warga dan lokasi kejadian.

Pemerintah desa yang masih mempunyai anggaran ketahanan pangan diminta mempertimbangkan penggunaannya untuk peralatan sesuai ketentuan. Pada APBDes 2027, setiap desa diminta mengalokasikan sedikitnya satu paket alat pemadam.

Bupati mengajak masyarakat menunda pembakaran lahan hingga cuaca stabil karena sumber air mulai terbatas. Melawi telah berstatus tanggap darurat sehingga komunikasi, koordinasi, patroli, dan deteksi dini harus dipercepat bersama TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat.

Pencegahan berkelanjutan diperlukan karena kemarau berdampak pada air, pertanian, kesehatan, penerbangan, dan ekonomi. Seluruh unsur diminta menyamakan langkah agar kebakaran tidak kembali meluas.

Pemerintah kecamatan juga mendata sumber air yang dapat dipakai jika kebakaran kembali terjadi. Perusahaan di wilayah Sayan diminta ikut membantu peralatan, personel, dan sumber air agar respons awal dapat dilakukan lebih cepat.

Sumber: https://setda.kabmelawi.id/2026/09/04/monitoring-karhutla-di-sayan-bupati-minta-desa-bentuk-satgas-dan-masyarakat-peduli-api

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *