Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kabupaten Melawi dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati H. Dadi Sunarya Usfa Yursa pada Selasa, 22 September 2026. Gedung dibangun di Jalan Gelora Juang, Nanga Pinoh, di samping Kantor Dinas Kesehatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Melawi H. Muhammad Desi Asiska mengatakan PLHUT ditujukan untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat, mudah, cepat, jelas, transparan, dan memberikan kepastian. Pelayanan mencakup pendaftaran, informasi, pembinaan, manasik, dokumen, pemberangkatan, dan pemulangan jemaah.
Pemkab Melawi memberikan hibah tanah sekitar 1.000 meter persegi. Lokasinya berada di pusat Kota Nanga Pinoh sehingga mudah dijangkau masyarakat. Koordinasi akan diperkuat bersama Kementerian Agama, pemerintah daerah, organisasi keagamaan, perbankan, dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Barat H. Kamaludin menjelaskan anggaran pembangunan telah diperjuangkan sejak 2024 dan 2025, lalu terealisasi pada tahun anggaran 2026. Ketersediaan lahan menjadi unsur penting karena sejumlah daerah belum dapat memanfaatkan anggaran serupa akibat kendala tanah.
Bupati menyatakan gedung yang representatif diperlukan agar pelayanan berjalan tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Ia meminta pelaksana, konsultan perencana, dan pengawas bekerja profesional agar bangunan memenuhi standar dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Pembangunan diharapkan menghasilkan pelayanan terintegrasi yang tidak menyulitkan masyarakat. Informasi harus disampaikan dengan benar dan mudah dipahami, sementara integritas tetap dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri DPRD, Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Kantor Pertanahan, unsur kecamatan dan desa, organisasi keagamaan, perbankan, PPIU, serta pihak pelaksana pembangunan.
